Sosialisasi petunjuk teknis mini lokakarya kecamatan

Senin, 17 Februari 2025 di aula lantai 6 KPT kabupaten Brebes. Kegiatan dibuka oleh asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Bapak Drs. Khaerul Abidin, MM dan dihadiri oleh perwakilan OPD, camat, kepala puskesmas, kepala KUA, dan Koryan P3KB se Kabupaten Brebes.

Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat mengatakan bahwa prevalensi stunting di tahun 2023 menurut SSGI adalah 21.6 sedangkan menurut penimbangan serentak adalah 10.14. Lokasi prioritas stunting di tahun 2025 ada 30 desa yang didapat dari beberapa indikator yaitu KRS, prosentase balita stunting, jumlah balita stunting dan capaian indikator esensial sesuai dengan Perpres no 72 tahun 2021.
Dalam kegiatan ini terdapat 5 narasumber diantaranya adalah Kepala DP3KB Kabupaten Brebes Drs. Akhmad Ma’mun yang memaparkan mengenai 5 program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Narasumber selanjutnya adalah kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistiyowati, SKM, M.Kes yang memaparkan mengenai strategi intervensi spesifik dan sensitif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Brebes yang salah satunya adalah pemberian PMT.

Selanjutnya materi dipaparkan oleh Kabid KB KKK Dra. Sopuroh yang memaparkan mengenai pendampingan TPK. Dalam paparannya beliau mengatakan bahwa capaian pendampingan catin masih 39% dikarenakan TPK masih belum konsisten untuk melakukan pencatatan baik di elsimil maupun google form. Selanjutnya staf bidang dalduk PP M. Iqbal Baramuli, S.Pd memaparkan mengenai Data KRS tahun 2024 yang trennya mengalami penurunan dari 2022 menjadi 17.26%. terakhir adalah paparan dari Kabid dalduk PP Kambali, SKM, M.Kes memaparkan mengenai petunjuk teknis mini lokakarya kecamatan 2025.
Kegiatan ditutup dengan penekanan dari Kepala DP3KB untuk TPPS Kecamatan.