SMPN 4 Larangan peringati Hari Anak Sedunia

SMPN 4 Larangan peringati Hari Anak Sedunia

Brebes, – Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia, sejumlah SMPN 4 Larangan mengadakan kegiatan belajar sehari di luar kelas, kegiatan ini di isi oleh Relawan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes dan Relawan Kelas Inspirasi Brebes di halaman sekolah, Kamis (7/11).

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa siswi ini sangat antusias, pasalnya, mereka di ajarkan tentang Perlindungan Anak dan seputar dunia kesehatan.

Eko Dardirjo (26), Ketua PATBM Desa Wlahar yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menuturkan bahwa sesuai surat mengenai kegiatan belajar sehari di luar kelas membuat relawan memanfaatkan untuk mensosialisasikan tentang perlindungan anak.

” Saat Koordinasi dengan pihak sekolah ternyata ada momentum bagus untuk kami datang bermain bersama siswa dan juga menyuarakan hak-hak anak serta tentang perlindungan anak,” tuturnya.

Eko sapaanya, menjelaskan dengan kegiatan ini semua guru dan siswa saling berbaur memperingati dengan kegiatan yang menghibur dan positif sesuai usia anak.

” Ada tepuk hak anak, tentang menjadi pelopor dan Pelapor, bahkan juga mengenai minat bakat anak untuk mereka senantiasa dalam menumbuhkan untuk menjadi pribadi yang progresif,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga di lakukan tentang cara cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan juga mensosialisasikan tentang Pola hidup, bersih dan sehat (PHBS).

Sementara itu, menurut Kepala Sekolah SMPN 4 Larangan melalui Kesiswaan, Siwi Sitoresmi, mengatakan dengan kegiatan seperti ini, membuat para siswa semakin berwarna, tidak mesti belajar di kelas dan juga bisa sebagai upgrading mereka ketika menerima materi di luar kelas.

” Siswa kelihatan ceria ketia mengikuti belajar dengan sosialiasi mengenai perlindungan anak dan juga mengenai kesehatan bahkan saat mempraktekkan cuci tangan pakai sabun,” katanya.

Sehingga, lanjut dia, dalam rangka kegiatan ini semoga bisa membangkitkan siswa lebih semangat dalam belajarnya.

” Harapannya tidak lain pula, mereka merasa bahagia dengan suasana yang tidak biasa, dan juga belajar diluar kelas bisa dilaksanakan di momentum lainnya,” ungkapnya.(EKO)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *