Pembinaan Pemilik Boneka Mampang di Kabupaten Brebes

Pembinaan Pemilik Boneka Mampang di Kabupaten Brebes

PECEGAHAAN EKSPLOITASI ANAK

MARAKNYA BONEKA MAMPANG BIKIN ANAK-ANAK NGGA FOKUS BELAJAR//SEKOLAH, DIMANA PERAN SEBAGAI ORANG TUA ??? SANGAT RAMAI DI PERBINCANGKAN   LIHAT
SELENGKAPNYA GABUNGAN DARI PEMERINTAH JATENG & KAB BREBES GREBEG PEMBUATAN BONEKA MAMPANG.
Jumat 19.Maret 2021  DP3KB KABUPATEN BREBES dan pemerhati anak Ketua Sahabat Perempuan dan Anak bersama Satpol PP dan Anggota Dewan DPRD Propinsi Jateng dr Umar Utoyo Komisi E yang membidangi salah satu diantaranya Pendidikan,Kesehatan , Memberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan pembinaan dan sosialisasi Surat Edaran Tentang Pencegahan Eksploitasi Anak yang marak memperkerjakan anak2 untuk mencari uang di jalanan dengan memakai boneka Mampang.
Sosialisasi dan pembinaan dilakukan kepada pemilik boneka mampang di daerah Pengempon,Jatibarang,Pasarbatang,Saditan dan Gang buntu Kauman Brebes untuk tidak menyewakan boneka mampang kepada anak2 dan menjelaskan sanksi peraturan perundang2an Larangan tindakan eksploitasi anak secara ekonomi yang diatur dalam Pasal 76I Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Sanksi terhadap orang tua atau siapapun yang mengeksploitasi anak, baik secara ekonomi dan/atau seksual adalah pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp200 juta. Sanksi ini tidak diketahui mereka,sehingga perlu diadakan pembinaan agar tidak melakukan eksploitasi ekonomi kepada anak Sangat miris ketika setelah pembinaan pemilik boneka mampang,kita menyisir jalan menemukan anak2 yang mengamen dijalan,berlari2 ketika di tangkap dan ironis ketika menemukan 2 anak perempuan yang ketagihan hidup dijalan mencari uang kemudian mempunyai target pendapatan uang dan ongin bebas seperti anak2 punk😭😭😭
Bahagia ketika bisa mempertemukan anak yg tertangkap dan dikembalikan kepada orang tua masing masing dan saling berjanji utk tidak turun lagi ke jalan dan orang tua berjanji pula untuk memperhatikan anak2nya.
Terima kasih buat Pemda Brebes yang telah mengeluarkan surat edaran ,Dinas DP3K ,Satpol PP dan peran serta masyarakat yang peduli terhadap anak2 baik Satgas Anak, ketua RT/RW dan Anggota DPRD yg telah menjalankan kontrol fungsi pengawasan peraturan agar bisa diterapkan dengan baik dan mengurangi dampak buruk dari eksplotasi ekonomi anak2
Mohon utk tidak memberi uang kepada anak2 yang mengemis dengan boneka mampang. Kami tidak mematikan ekonomi usaha boneka Mampang…boleh berusaha tapi tidak boleh memperkerjakan anak,hanya boleh dijalankan usaha utk mereka yang diatas 18 th

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *