BREBES di Aula Kecamatan Songgom, Senin (28/9/2026).– Pertemuan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan peran serta Kader IMP dalam pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Disamping itu, untuk memperkuat koordinasi dan pembinaan kader di tingkat lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, materi yang diberikan mencakup penguatan peran dan fungsi Kader IMP dalam Program Bangga Kencana, pengertian dan kedudukan IMP, peran PPKBD dan Sub PPKBD, serta tugas kader dalam komunikasi, informasi dan edukasi (KIE). Selain itu, kader juga mendapatkan materi mengenai peran IMP sebagai penggerak Program KB di tingkat desa, termasuk meningkatkan kesertaan KB modern, mencegah unmet need, serta mendampingi calon akseptor hingga mendapatkan pelayanan KB.
Akhmad Ghufron mengatakan, keberadaan Kader IMP memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana. Menurutnya, penguatan komunikasi dan motivasi diperlukan agar kader dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
Ia menambahkan, kader membutuhkan dukungan dan komunikasi yang baik agar tetap bersemangat dalam menjalankan tugas di tengah beban kerja yang diemban. IMP memang ditempatkan sebagai wadah partisipasi dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan Program Bangga Kencana di tingkat desa atau kelurahan.
Akhmad Ghufron, tugas kader lebih diarahkan untuk memastikan berbagai program Bangga Kencana dapat berjalan dengan baik di tengah masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan materi bahwa kader IMP berperan dalam memberikan informasi dan motivasi, mengidentifikasi sasaran yang membutuhkan pelayanan, mendampingi masyarakat, serta menjadi penghubung antara masyarakat dengan penyuluh KB dan fasilitas kesehatan.
Kader IMP memiliki peran sebagai penggerak, komunikator, detektor sasaran, penghubung, pendamping, dan pemantau di tingkat desa. Peran tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi yang tepat, menentukan pilihan secara sadar, hingga mendapatkan akses pelayanan KB.
Melalui kegiatan tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes turut mendorong peningkatan kapasitas dan penguatan peran Kader IMP sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas serta mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Brebes
Ia berharap keberadaan Kader IMP terus diperkuat sehingga mampu memberikan pendampingan yang baik kepada masyarakat. Pendampingan tersebut tidak hanya berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan yang dibutuhkan.