Sosialisasikan KTPA dan TPPO

Sosialisasikan KTPA dan TPPO

img
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB). menyelenggarakan sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), acara dihadiri 50 peserta dari dua unsur yaitu Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (SATGAS PPA) dan Pedamping Anak, Kegiatan bertempat di Bukit Siranda Desa Sridadi, Kemarin (30/9/2021).

img

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Eni Listiana, S.IP dalam sambutanya mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kebijakan penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang. Selain itu, sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan perlindungan pada perempuan dan anak, serta meningkatkan upaya dalam perlindungan khusus anak untuk mencapai Kabupaten Layak Anak.

Narasumber lainnya KBO Reskrim Polres Brebes Ibu Puji Hariyanti, SH.MH menjelaskan Salah satu upaya pencegahan adalah dengan menyelenggarakan sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada SATGAS PPA dan Pendamping Anak untuk di sosialisaikan kembali pada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat.

img

Tujuannya apabila nantinya terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak maupun TPPO, masyarakat bisa segera melaporkannya. “Jangan segan-segan untuk melaporkan melalui PPT “TIARA”, yang di dalamnya terdiri dari beberapa unsur terkait termasuk unsur dari Kepolisian,” jelasnya, Ditempat yang sama juga Narasumber Motivator Anak M.Fatkhur Rozak, M.Pd memberikan beberapa pengetahuan, Perempuan dan anak berhak memperoleh kemudahan perlakuan khusus untuk mendapatkan layanan yang dibutuhkan. Negara terutama pemerintah bertanggung jawab untuk menghormati, melindungi, membela, serta menjamin hak asasi manusia setiap warga negara tanpa adanya diskriminasi. “Harapan dari kegiatan ini adalah untuk menjadikan SATGAS PPA Satgas PPA sebagai Garda Terdepan untuk Korban Kekerasan Perempuan dan Anak” Pungkasnya

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *