Ratusan Pelajar Brebes Dikenalkan Wayang Kulit

Ratusan Pelajar Brebes Dikenalkan Wayang Kulit

DP3KB Brebes _ Ratusan pelajar di Brebes, Jawa Tengah, dikenalkan seni tradisional wayang kulit padetan. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Korpri Brebes ini mengambil lakon Bima Kurdho.

Sedikitnya 200 pelajar dari tingkat SMP, SMA hingga perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Brebes larut menyaksikan pagelaran wayang padetan atau wayang yang dipadatkan ceritanya menjadi dua jam. Mereka duduk tertib mendengarkan cerita yang dibawakan dalang Ki Edi Sulaksono dari Tonjong, Brebes.

“Kami sengaja mengenalkan budaya tradisi wayang kepada anak sekolah seiring perkembangan tekhnolog. Supaya kesenian tersebut tidak tergerus arus budaya luar,” ujar kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Brebes, Komar, usai ditengah kegiatan, Kamis, 05 Oktober 2017, di gedung Korpri Brebes.

Selain itu, ia berharap seni tradisi wayang bisa diinformasikan ke luar oleh para pelajar melalui media sosial. Sehingga kebudayaan tanah air juga bisa semakin dinenal.

Sebelumnya, para peserta diberi materi oleh tiga narasumber dalam kegiatan bertajuk pemeliharaan dan pengembangan seni serta budaya daerah. Para pemateri tersebut di antaranya Ketua Dewan Kesenian Brebes Wijanarto, dan pemerhati budaya Ki Tarto.

”Lakon ini menceritakan menceritakan perjuangan raden Werkudara putra kedua Pandawa Lima yang berjuang menuntut keadilan kepada para dewa,” ujar Wijanarto.

Raden Werkudara merasa para Dewa melakukan kesalahan karena ayahnya Prabu Pandu Dewanata yang tidak bersalah, tetapi ketika meninggal sukmanya dimasukkan ke dalam kawah candra dimuka.

“Pada akhir ceritanya, para Dewa mengakui kesalahannya, dan permintaan Raden Werkudara dikabulkan setelah ia melaksanakan lelaku dalam Cerita Dewa Ruci,” ujarnya.

Wijanarto menambahkan, kegiatan ini bagian dari salah satu cara mengenalkan nilai-nilai budaya lokal bagi generasi muda. Harapannya mereka mencintai dan dapat melestarikannya.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *