Pemkab Brebes Menyusun Rencana Aksi Daerah Penanganan ATS

Pemkab Brebes Menyusun Rencana Aksi Daerah Penanganan ATS

Brebes (dp3kb.brebeskab.go.id) – Pentingnya data yang akurat dan adanya rencana aksi daerah penanganan Anak Tidak Sekolah (RAD PATS) Kabupaten Brebes menjadi penting. Penyusunan RAD PATS mengacu pada Strategi Nasional Penanganan ATS yang dikeluarkan oleh Kementrian Bappenas Republik Indonesia.  Ada dua Kabupaten intervensi Nasional untuk penyusunan RAD PATS yakni Kabupaten Brebes di Jawa Tengah dan Kabupaten Mamuju di Sulawesi Barat. Dua Kabupaten ini menjadi rujukan nantinya bagi Pemerintah Pusat untuk penyempurnaan juknik stranas nantinya.

Ungkap Kabid Pemsosbud Bapperlitbangda Kabupaten Brebes R. Rela Rahayuningsih, S.Sos, M.Si pada acara workshop penyusunan rencana aksi daerah penanganan anak tidak sekolah Kabupaten Brebes di Prime Biz Tegal selama 2 hari (19-20 Agustus 2019).

Rela menambahkan, walaupun Kabupaten Brebes sudah masuk top 40 Inovasi Nasional di Indonesia, namun perbaikan sistem untuk gerakan kembali bersekolah tetap dilakukan, ada beberapa dokumen yang dalam waktu dekat ini harus diselesaikan, selain penyusunan RAD PATS, juga ada penyusunan pendokumentasian kegiatan GKB selama 3 tahun sejak 2017-2019 ini.

Sementara itu Spesialis Edukasi UNICEF Indonesia Suhaeni Kudus mengatakan, perlunya ada pembentukan Tim Penanganan ATS di level Kabupaten, termasuk menyusun rencana kerja, penentuan peran dan tim pengarah, tim teknis dan pengembanga RAD, sehingga keluaran kegiatan ini adalah ada SK Kepala Daerah menunjuk anggota berbasis jabatan, hasil identifikasi sumber data ATS yang menjadi basis upaya penangan ATS di daerah atau rencana penerapan strategi pendataan lain, kemudian ada hasil identifikasi kelompok ATS dan ada prioritas yang akan di intervensi.

” Satu program saja namun daya ungkit sangat bermanfaat bagi penerima sasaran, maka itu lebih baik daripada buat banyak program kemudian tidak optimal dalam penanganan,” tambah suhaeni. Senin (19/08/2019)

Suhaeni juga berharap, Pemkab untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait situasi ATS di daerah, termasuk rencana aksi daerah dalam penanganan ATS agar semua organisasi perangkat daerah (OPD) serta lintas sektoral paham dan bersama-sama berkomitmen untuk melakukan perbaikan regulasi, penganggaran, dan intervensi, termasuk aspek sustainable programnya.

Kegiatan ini bersumber dari dana hibah UNICEF atas kerjasama UNNES dan Pemkab Brebes. Hadir dalam penyusunan workshop adalah tim penyusun rencana aksi daerah  PATS yang terdiri dari Bapperlitbangda, Dindikpora, Dispermasdes, Dinas Sosial, Kemenag, Ketua GKB Kabupaten, Ketua FMPP Kabupaten, dan Unnes. ( Bahrul Ulum)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *