KOMPAK Gelar Lokal Karya Wajar Dikdas Sembilan Tahun

KOMPAK Gelar Lokal Karya Wajar Dikdas Sembilan Tahun

DP3KB Brebes_Pendidikan dasar sembilan tahun merupakan hak setiap warga negara yang berusia tujuh sampai lima belas tahun. Sesuai dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Demikian disampaikan Staf Ahli Setda Kabupaten Brebes Diding Setiadi saat membuka acara Lokakarya Perumusan Strategi Percepatan dan Penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) terkait Tuntas Wajib Belajar Sembilan Tahun Kabupaten Brebes yang difasilitasi oleh

Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (Kompak), selama dua hari di Hotel Grand Dian.

Hadir perwakilan lembaga penyelenggara pendidikan, Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD) pengampu bidang pendidikan, LP2M Universitas Negeri Semarang, LSM Peduli Pendidikan, organisasi masyarakat NU dan Muhamadiyah, Camat, Kepala Desa dan Jurnalis Warga.

Lokakarya tersebut untuk membahas strategi aksi untuk upaya pengembalian anak-anak yang putus sekolah (Drop Out), Lulus tidak lanjut dan anak yang belum pernah bersekolah sesuai dengan jenjang mereka agar meraka bisa menuntaskan wajar dikdas 9 tahun.

Salah satu narasumber Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kabupaten Brebes Rojat, S.Pd, M.Pd Kasi Kurikulum Dindikpora Kab.Brebes mengatakan bahwa setiap anak hrs sekolah, perlu kerjasama semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat untuk mewujudkan Gerakan Kembali bersekolah.

“Agar Brebes bisa menuntaskan wajar dikdas 9 tahun, perlu langkah nyata dan keseriusan dari semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat. Ayo semua bergerak, semakin banyak yang peduli, Insya Allah akan semakin mudah dalam hal realisasi Gerakan Kembali Bersekolah,” katanya.

Herwanto salah satu peserta menuturkan, pendidikan merupakan investasi yang sangat penting sebab dengan sumber daya manusia yang pintar dan cerdas maka tidak menjadi beban ganda bagi pemerintah. Tujuan hadirnya GKB ini yakni untuk mendukung pengembalian anak – anak yang tidak sekolah untuk kembali bersekolah sesuai dengan jenjang mereka. Tujuan hadirnya GKB ini yakni untuk mendukung pengembalian anak – anak yang tidak sekolah untuk kembali bersekolah sesuai dengan jenjang mereka.siaap

Untuk melakukan hal tersebut, menurutnya perlu didukung adanya Peraturan Bupati ( PERBUP ) untuk percepatan tuntas wajib belajar 9 tahun di Kabupaten Brebes. Akselerasi percepatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan dan tentunya sebagai Representatif dari Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) untuk mewujudkan Brebes Layak Anak dengan melakukan pemenuhan hak tumbuh kembang anak.(Herwanto)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *