Kapolres Brebes Siap Dukung Gerakan Kembali Bersekolah

Kapolres Brebes Siap Dukung Gerakan Kembali Bersekolah

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto siap mendukung Gerakan Kembali Bersekolah, pihaknya siap menggerakan para Babinkamtibmas di tiap desa untuk membantu dan memotivasi orangtua yang anaknya tidak sekolah agar kembali bersekolah. Demikian disampaikan Kapolres Brebes pada saat menerima kunjungan tim Gerakan Kembali Bersekolah di ruang kerjanya. Selasa Kemarin.

Sugiarto menambahkan, semakin banyak anak yang putus sekolah, tindak lanjut, dan tidak sekolah akan menjadi masalah kriminalitas dan penyebab munculnya banyak permasalahan konflik. ” Kepolisian siap untuk membantu pengembalian anak agar ke sekolah, dan ini bukti komitmen Polres Brebes dalam mendukung percepatan Pendidikan Wajar Dikdas 9 tahun termasuk untuk berkontribusi dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes agar tidak nomor akhir terus,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Gerakan Kembali Bersekolah Drs. Khaerul Abidin, MM selaku Kabid Baperlitbangda Kabupaten Brebes menjelaskan, kehadiran Kapolres Brebes pada Gerakan Kembali Bersekolah untuk nantinya menggerakan dan mendorong para babinkamtibmas bisa memberikan motivasi terutama kepada orangtua yang anaknya tidak sekolah supaya bisa bersekolah dan selalu berkoordinasi dengan pihak Desa dan juga unit pengelola pendidikan yang siap menampung siswa kembali bersekolah.

Lanjut khaerul, pihaknya juga menyampaikan bahwa melalui Dispermasdes Kabupaten Brebes, ada alokasi Empat Persen Dana Desa Dialokasikan Tuntas Wajardikdas 9 tahun. ” Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) akan dialokasikan minimal 4 persen untuk membiayai program penuntasan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun (wajar dikdas). Mengingat puluhan ribu anak tidak sekolah di Brebes, Jawa Tengah,” imbuhnya.

Pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga juga sedang menyiapkan draft peraturan bupati (perbup)  yang saat ini sedang digodok dalam workshop penyusunan perbup wajar dikdas, Selasa, 8 Agustus 2017, di aula kantor Bapelitbangda, Brebes.  

” Draft perbup berisi setiap anak usia sekolah yang belum sekolah atau drop out wajib melanjutkan belajarnya. Setiap orang tua bertanggungjawab mengikutkan anaknya dalam program tuntas wajar dikdas, peran serta masyarakat sangatlah penting dalam mensukseskan program ini, agar nasib anak di Kabupaten Brebes menjadi generasi yang cerdas, ceria dan berakhaqul karimah, ” pungkasnya. (Bahrul Ulum)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *