Jamiyah Pengasuh  Pesantren Putri dan Mubalaghoh (JP3M) Kabupaten Brebes Terbentuk

Jamiyah Pengasuh Pesantren Putri dan Mubalaghoh (JP3M) Kabupaten Brebes Terbentuk

DP3KB _Dalam rangka meningkatkan kordinasi antar jejaring perlindungan perempuan dan anak Pemerintah kabupaten Brebes Melalui Dinas Pemberdayan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) mengadakan kegiatan fasilitasi Pertemuan bagi jejaring Pusat Pelayanan Terpadu “TIARA”. Kamis (1/2)

Kegiatan yang diadakan di Ruang rapat Setda Kabupaten  Brebes ini dibuka secara langsung oleh Narjo, SH selaku wakil Bupati Brebes dan di ikuti oleh delapan puluh peserta perwakilan dari Pengasuh dan Pengurus Pondok Pesantren  Putri yang ada di Kabupaten Brebes.

Dalam sambutanya Narjo menyampaikan bahwa pada tahun 2017 PPT “TIARA” mencatat bahwa di Brebes telah terjadi 85 kasus kekerasan pada Anak yang terdiri dari jenis kekerasan fisik 11, Psikis 6, Seksual 66 dan penelantaran 2 kasus. Sedangkan untuk kasus berbasis gender berjumlah 44 kasus yang terdiri dari kekerasan fisik 21, Psikis 9, seksual 11 dan penelantaran 3 kasus. Sehingga total korban yang ada berjumlah 129 korban.

”Data ini adalah data terlapor, seperti yang kita pahami bersama, kekerasan dan kejahatan masih banyak terjadi. Terbukti dari maraknya kasus perdagangan wanita dan anak dibah umur, pelecehan seksual, maupun tindak kekerasan dalam rumah tangga, yang kesemuanya dapat menimbukanpenderitaan serta trauma yang berkepanjangan, maka dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk bisa bersama-sama menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.”ujaraya

Narjo menambahkan “ apresiasi dan kebanggaan saya sampaikan kepada keluarga besar PPT “TIARA” juga semua pihak yang telah bergerak di bidang penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, karena dengan adanya saudara semua maka data kekerasan terhadap anak dan perempuandi kabupaten Brebes dapat terkumpul dengan baik. Hal ini penting karena data yang ada sangat berguna bagi pengambilan kebikan yang tepat dan cepat”.

Selain itu hadir dalam acara ini Drs. Khambali M.H selaku Kepala Dinas DP3KB Brebes, pada kesempatan ini Khambali meyatakan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan ini dan pihaknya berharap dengan dibentuknya Jamiyah Pengasuh Pondok Pesantren Putri dan Mubalaghoh (JP3M) Kabupaten Brebes sebagai mitra PPT “TIARA” ini  dapat menekan kekerasan yang terjadi di lingkungan masyarakat khususnya di lingkungan pondok pesantren.

“dengan banyaknya kasus kekerasan yang terjadi saya berharap masyarakat dan semua pihak yang ada khususnya para pengasuh pondok Pesantren ini dapat ikut berkontribusi dalam menekan tindak kekerasan yang terjadi, sehingga nantinya terjalin kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat” katanya

Ketua Pusat Pelayanan terpadu (PPT ) TIARA Aqilatul Munawaroh, M.Pd  menyatakan bahwa  PPT TIARA terus berupaya untuk bisa menekan banyaknya kasus kekerasan yang terjadi, baik kepada perempuan dan anak. Salah satu yang dilakukan adalah memperkuat jejaring yang ada. Sehingga dengan dibentuknya kepengurusan Jamiyah Pengasuh Pesantren Putri dan Mubalaghoh (JP3M) di kabupaten Brebes ini bisa membantu kinerja PPT TIARA dalam melaksanakan tugasnya.

“Dengan terbentuknya Jamiyah Pengasuh Pesantren Putri dan Mubalaghoh (JP3M) sebagai salah satu mitra atau jejaring dari PPT ini diharapkan bisa bekerjasama dalam setiap upaya menekan tindak kekerasan yang terjadi. Terutama dilingkungan pondok pesantren dan masyarakat sekitar”.paparnya . ( Fatkur )

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *