FASILITASI PEMBINAAN EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN GIZI PADA REMAJA KECAMATAN BULAKAMBA KABUPATEN BREBES TAHUN 2022

FASILITASI PEMBINAAN EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN GIZI PADA REMAJA KECAMATAN BULAKAMBA KABUPATEN BREBES TAHUN 2022

img
Bulakamba – Rabu(5/10/2022)Dalam rangka pencegahan stunting dari hulu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes menyelenggarakan Fasilitasi Pembinaan Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Gizi pada Remaja Kabupaten Brebes yang bertempat di Aula SMA Negeri 1 Bulakamba, acara tersebut diikuti oleh 30 remaja putra dan putri terpilih dari kelas 10 dan 11 SMA Negeri 1 Bulakamba.  Acara dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Bulakamba Bapak Imam Bagus Winarto, M.Pd. beliau menuturkan rasa terima kasih kepada DP3KB Kabupaten Brebes atas terselenggaranya acara tersebut serta berharap acara tidak hanya diadakan sekali tapi diharapkan bisa berkesinambungan supaya dapat menciptakan generasi yang sehat.  Turut hadir pula tim dari Bidang KB KKK DP3KB Kabupaten Brebes serta beberapa pemateri.

img

Dalam acara ini disampaikan beberapa materi mengenai Kesehatan Reproduksi dan Gizi bagi remaja yang disampaikan oleh Ibu Siti Kholisoh, S.Gz. selaku petugas gizi dari Puskesmas Kluwut. Beliau menekankan dalam rangka pancegahan stunting dari hulu perlu diciptakan generasi remaja yang sehat melalui kecukupan gizi bagi remaja melalui makanan gizi seimbang dari mulai karbohidrat, protein, kasium, zink, serta mineral yang lain. Ditekankan juga supaya dapat menciptakan generasi remaja bebas anemia melalui pembagian tamblet tambah darah yang dibagikan melalui sekolah tak terkecuali di SMA Negeri 1 Bulakamba. Untuk materi kedua disampaikan dari Satkoryan P3KB Kecamatan Bulakamba Ibu Fauziyah,S.H. yang membahas mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Beliau menyampaikan bahwa usia menikah ideal untuk perempuan adalah 21 tahun dan untuk laki laki adalah 25 th. Ditekankan pula dalam rangka menciptakan generasi bebas stunting maka remaja harus mampu merencanakan dari mulai pendidikan, karier pekerjaan hingga rencana menikah dan berkeluarga. Materi yang ketiga disampaikan dari Bidang KB KKK DP3KB Kabupaten Brebes ibu Dra. Sopuroh yang membahas mengenai Stunting dan pencegahan stunting bagi remaja. Ditekankan bahwa dalam rangka pencegahan stunting dimulai dari remaja maka para remaja harus mampu peduli terhadap kesehatan nya sendiri serta dapat merencanakan masa depan nya mulai dari sekarang.

Pada kesempatan kali ini juga dibuka forum diskusi antara pemateri dan peserta diantaranya pertanyaan muncul dari peserta (sdr. Safriyanto) yang bertanya mengenai apakah tablet tambah darah hanya difokuskan bagi remaja putri saja, sedangkat tidak memutup kemungkinan remaja putra juga ada yang mengalami anemia.
Dari petugas gizi menambahkan bawha remaja putra yang anemia juga dapat mengakses tablet tambah darah melalui petugas UKS yang ada di sekolah.

Setelah kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menyampaiak ke kawan-kawannya yang lain serta tujuan dalam pencegahan stunting dari hulu dapat terlaksana sehingga secara tidak langsung program penurunan stunting juga berjalan dan angka stunting yang ada bisa diturunkan.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.