Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui

Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui

Bantarwaru (dp3kb.brebeskab.go.id) – Kampung KB “Jaya Mandiri” Dukuh Bantarwaru, Desa Bantarwaru Kecamatan Bantarkawung, ikut memperingati Pekan ASI Sedunia Tahun 2019 ini. Pokja Kampung KB Jaya Mandiri Dukuh Bantarwaru melakukan penyuluhan tentang pentingnya pemberian ASI secara ekslusif pada bayi dan balita. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bantarwaru, bersamaan dengan kegiatan Posyandu dan dihadiri oleh puluhan ibu hamil dan menyusui. Selasa (6/8)

Bidan Desa Apsah Supriyani, S.ST mengatakan, WHO, UNICEF, ataupun pemerintah memberikan anjuran agar ibu bisa memberikan ASI secara eksklusif tentu saja tidak terlepas dari beragam manfaat ASI, baik untuk si ibu atau pun bayi. Ada keunggulan yang dikandung dalam ASI yaitu, kaya akan asam amino, DHA, berbagai macam vitamin dan mineral.

Selain itu, lanjut Apsah yang merupakan Bidan Desa Bantarwaru, ASI juga dilengkapi dengan enzim dan hormon yang membantu pencernaan bayi.

“ASI juga dapat meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh bayi dan balita” sambung Apsah yang juga merupakan salah satu pengurus Pokja Kampung KB Jaya Mandiri. “Dan yang tak kalah penting adalah bahwa kegiatan menyusui merupakan salah satu cara untuk menguatkan hubungan dan ikatan emosional antara ibu dengan bayinya. Dengan demikian, semakin sering ibu menyusui bayi, semakin banyak pula rasa kasih sayang yang tercurah untuk sang bayi” tambahnya.

Selain menyampaikan materi tentang manfaat pemberian ASI, pada kesempatan ini narasumber juga menyampaikan tentang tata cara menyimpan ASI yang baik dan higienis. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa masih banyak ibu menyusui yang belum paham cara menyimpan ASI. Padahal, jika ibu paham cara menyimpan ASI yang baik dan higienis, bayi akan tetap mendapatkan asupan ASI meski ibunya beraktifitas di luar rumah untuk jangka waktu yang cukup lama.

Sementara itu Penyuluh KB Kecamatan Bantarkawung Iman Solikhin, S.Sos., M.A.P., yang berkesempatan hadir pada kegiatan penyuluhan tersebut menyatakan bahwa pemberian ASI secara ekslusif selama 6 (enam) bulan juga dapat bermanfaat sebagai salah satu metode kontrasepsi. Dengan demikian, pasangan usia subur tidak perlu menggunakan alat kontrasepsi modern seperti suntik, PIL dan sebagainya. “Hanya saja metode kontrasepsi ini rentan terjadi kegagalan, mengingat banyak ibu menyusui yang tidak bisa secara ekslusif memberikan ASI selama 6 (enam) bulan full” tegas Iman.

Menurut Iman, keberhasilan menyusui sebenarnya tidak lepas dari peran seorang ayah. Hal ini sesuai dengan tema peringatan pekan ASI sedunia tahun ini yaitu “Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui”. Seorang ayah dalam mendukung ibu menyusui diantaranya dapat dilakukan dengan cara menyediakan nutrisi dan asupan makanan yang tepat. Hal lain yang dapat dilakukan oleh seorang ayah adalah dengan memberikan perhatian khusus kepada istrinya sehingga akan dapat memberikan rasa aman dan nyaman yang tentunya akan berdampak pada psikologis seorang ibu, sehingga ASI yang keluar pun akan berkualitas.

Harapan Amin selaku Ketua Pokja Kampung KB Jaya Mandiri Dukuh Bantarwaru bahwa kegiatan penyuluhan semacam ini untuk terus dilaksanakan dan diagendakan secara rutin. Hal ini mengingat masih banyak ibu-ibu muda usia yang minim pemahaman tentang cara mengasuh bayi dan balita dengan baik. “Saya berharap kegiatan penyuluhan semacam ini untuk terus ditingkatkan. Hal ini agar masyarakat di Kampung KB Bantarwaru bisa lebih sehat dan sejahtera” tandas Amin.

Kontributor : Iman Solikhin
Editor : Bahrul Ulum

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *